• Jelajahi

    Copyright © Warta Muaro
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Food

    DPRD Kabupaten Muaro Jambi Terima Studi Banding Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Batanghari, Perkuat Sinergi Pengembangan Pariwisata

    Senin, 26 Januari 2026 WIB Last Updated 2026-02-27T18:45:50Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    Wartamuaro.com - Muaro Jambi - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Muaro Jambi menerima kunjungan studi banding Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Batanghari, M. Firdaus, dalam rangka memperkuat peran legislatif pada pengembangan sektor pariwisata daerah, Senin (26/01/2026). 


    DPRD Batanghari datang untuk belajar praktik kebijakan, kelembagaan, dan program pendukung pariwisata yang dijalankan Muaro Jambi, sekaligus menjajaki peluang kolaborasi lintas kabupaten.


    DPRD Kabupaten Muaro Jambi menyambut positif agenda konsultasi tersebut sebagai bentuk sinergi antarlembaga legislatif di Provinsi Jambi. Dalam pertemuan itu, jajaran DPRD Muaro Jambi memaparkan sejumlah langkah kebijakan, dukungan regulasi, serta pola kemitraan dengan pemerintah daerah dalam mengembangkan destinasi wisata unggulan.


    Menurut perwakilan DPRD Muaro Jambi, peran legislatif tidak hanya sebatas pembentukan peraturan daerah, tetapi juga memastikan alokasi anggaran yang berpihak pada pengembangan infrastruktur pendukung pariwisata serta melakukan pengawasan terhadap implementasi program di lapangan. 


    Sinergi antara fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan dinilai menjadi kunci dalam menciptakan sektor pariwisata yang berdaya saing.


    DPRD Kabupaten Muaro Jambi juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata serta pemangku kepentingan lainnya agar pengembangan wisata tidak hanya berorientasi pada peningkatan kunjungan, tetapi juga berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.


    Melalui pertemuan ini, DPRD Muaro Jambi berharap terjalin pertukaran gagasan yang berkelanjutan antar DPRD kabupaten, sehingga pengembangan sektor pariwisata di masing-masing daerah dapat berjalan lebih terarah, terintegrasi, dan berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. (H.Rm)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini