Wartawmuaro.com - Muaro Jambi - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Muaro Jambi menggelar Rapat Paripurna dalam rangka Penyampaian Hasil Reses Masa Sidang I Tahun 2026. Agenda krusial ini dilaksanakan di Ruang Sidang Utama DPRD Kabupaten Muaro Jambi, Kompleks Perkantoran Bukit Cinto Kenang, Rabu (29/01/2026).
Rapat Paripurna dipimpin langsung oleh jajaran Pimpinan DPRD Kabupaten Muaro Jambi dan dihadiri oleh para anggota dewan dari seluruh fraksi. Turut hadir unsur Forkopimda, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi, serta tamu undangan lainnya.
Jembatan Aspirasi dari Seluruh Dapil
Rapat Paripurna ini merupakan agenda penting dalam kalender legislatif, di mana setiap fraksi dan perwakilan Daerah Pemilihan (Dapil) memaparkan secara detail temuan lapangan hasil kunjungan kerja mereka. Laporan tersebut merangkum berbagai persoalan riil yang dihadapi masyarakat di tingkat akar rumput.
Sejumlah poin utama yang menjadi sorotan dalam penyampaian hasil reses kali ini meliputi:
Infrastruktur: Desakan perbaikan jalan lingkungan, jembatan, dan drainase di wilayah pelosok.
Kesehatan: Peningkatan fasilitas dan ketersediaan tenaga medis di Puskesmas.
Pendidikan: Rehabilitasi gedung sekolah dan pemerataan bantuan pendidikan.
Ekonomi: Program pemberdayaan ekonomi kreatif dan dukungan sarana bagi petani/nelayan.
Sinkronisasi untuk Pembangunan Tepat Sasaran
Pimpinan DPRD menegaskan bahwa hasil reses ini bukan sekadar laporan rutin, melainkan dokumen strategis untuk menyelaraskan antara usulan rakyat dengan arah kebijakan pembangunan pemerintah daerah.
"Rapat ini menjadi wadah sinkronisasi. Kita ingin memastikan bahwa program yang disusun oleh Pemerintah Kabupaten melalui OPD benar-benar menjawab keluhan masyarakat yang kami himpun langsung dari lapangan selama masa reses," ujar pimpinan sidang.
Komitmen Kawal Realisasi Anggaran
DPRD meminta para kepala OPD yang hadir untuk mencatat dan memberikan atensi khusus pada poin-poin krusial yang disampaikan oleh setiap Dapil. Legislatif berkomitmen untuk mengawal usulan tersebut hingga masuk ke dalam rencana kerja dan anggaran pemerintah mendatang.
Sinergi antara data lapangan dari anggota dewan dan eksekusi program oleh jajaran OPD diharapkan mampu meminimalisir ketimpangan pembangunan di Kabupaten Muaro Jambi. Dengan adanya sinkronisasi yang kuat, diharapkan setiap rupiah anggaran yang dikeluarkan dapat memberikan manfaat maksimal bagi kesejahteraan masyarakat di Bumi Sailun Salimbai.
Rapat ditutup dengan penyerahan dokumen hasil reses dari pimpinan DPRD kepada perwakilan pemerintah daerah untuk ditindaklanjuti secara teknis oleh instansi terkait. (Hasan Rudimansyah)
